Repositori & Mirror OpenSUSE di Indonesia

Kemarin saya email-emailan kepada Pak Rahmat Samik Ibrahim dan Mas Fajran Iman Rusadi. Kontak Pak Rahmat Samik Ibrahim saya dapatkan dari Pak Rusmanto, Pemred Infolinux. Pak Rahmat Samik Ibrahim merespon email saya tentang kemungkinan mirror openSUSE pada TUMA / Kambing dengan memforwad email tersebut pada teman-teman yang mengurus TUMA / Kambing, salah satunya adalah mas Fajran / Iang.

Dari mas Fajran saya baru tahu 😀 bahwa Mirror untuk OpenSUSE sudah dilengkapi. Saya memang sudah tahu ada mirror openSUSE di TUMA tapi setahu saya belum lengkap isinya. Kemarin saya check sudah ada mirror ISO Image OpenSUSE untuk CD dan DVD, namun untuk versi CD masih kurang mini-boot-cd. Hari ini saya check mirror untuk CD dan DVD sudah lengkap. Silakan check mirror ISO Image untuk CD dan untuk DVD.

Bukan hanya Mirror untuk ISO Image, mas Fajran juga menyampaikan bahwa beliau sudah melakukan mirror untuk repositori utama OpenSUSE, yaitu yang biasa terdapat pada http://download.opensuse.org/distribution/10.2/repo/. Yang dimirror adalah untuk aplikasi oss dan non-oss. Mirror ini dilakukan dengan mirror dari Jepang (JAIST). Great News !

Mirror ini diletakkan pada server kambing.ui.edu. Sekedar informasi, server TUMA didedikasikan untuk mirror iso image sedangkan server Kambing didedikasikan untuk mirror repositori.

Bagi rekan-rekan yang ingin melakukan instalasi dari mirror di kambing, berikut adalah caranya :

  1. Klik YAST
  2. Klik Software | Installation Source
  3. Pilih Add dan pilih protokol http
  4. Masukkan identitas berikut :
  5. Server Name : kambing.ui.edu
    Directory : /opensuse/distribution/10.2/repo/oss/ –> untuk oss
    Directory : /opensuse/distribution/10.2/repo/non-oss/ –> untuk non-oss

  6. Klik Next, OK dan Finish

Apa keuntungan dari repositori kambing ini ? Keuntungan utama adalah soal kecepatan. Karena ada di Indonesia, kita dapat dengan cepat dan stabil menyalin data dari repositori Kambing.

Target berikutnya adalah mirror untuk repositori Packman dan Guru. Semoga ini juga bisa disediakan sehingga rekan-rekan pengguna OpenSUSE dapat dengan leluasa melakukan instalasi. Jika ketiga mirror repositori sudah didapatkan, menyalinnya kedalam 1 DVD agar dapat digunakan secara offline tidak terlalu sulit.

Terima kasih buat Pak Samik Ibrahim dan mas Fajran serta rekan-rekan di Kambing dan Tuma. [Vavai]

39 Responses for “Repositori & Mirror OpenSUSE di Indonesia”

  1. satria says:

    Saya ucapkan terimakasih untuk mas fajran atas usahanya untuk memajukan opensuse di Negri tercinta ini.Saat ini saya juga baru selesai mendownload 3 repo utama untuk opensuse tapi filenya masih ada diharddisk saya.

  2. Donnie says:

    wah asik… thanks.

    btw, repos.opensuse.org & repo update suse 10.2 gag dimirror sekalian bos? 🙂

  3. Donnie says:

    sorry.. jd kaya spamming.

    udah tak masukin di http://en.opensuse.org/Mirrors_Development_Build#Indonesia

    lagi mencari tahu apa bisa dimasukin ke http://en.opensuse.org/Mirrors_Released_Version juga.

  4. Vavai says:

    Thanks Don. Untuk info sisanya akan kita coba. Untuk yg repo akan sy check.

  5. dueto says:

    gimana ya caranya ganti bootsplash pada opensuse .. ???

  6. Vavai says:

    #Dueto (ini biskuit ya 😀 )

    Coba lihat kesini : Kustomisasi Bootsplash pada OpenSUSE

  7. budi says:

    from URL ‘http://kambing.ui.edu/opensuse/distribution/10.2/oss’.
    Details:
    Unknown source type for http://kambing.ui.edu/opensuse/distribution/10.2/oss
    Try again?

    T__T ini masalahnya kenapa ya… help me, help me

  8. Vavai says:

    Masalahnya kamu kurang tulis “repo” bud.

    server name : kambing.ui.edu atau kambing.vlsm.org
    directory : /opensuse/distribution/10.2/repo/oss/

    Coba lagi deh

  9. budi says:

    from URL ‘http://kambing.ui.edu/opensuse/distribution/10.2/repo/oss’.
    Details:
    Unknown source type for http://kambing.ui.edu/opensuse/distribution/10.2/repo/oss
    Try again?

    Hasilnya jadi kaya gini hix… hix…

  10. Vavai says:

    Bud, kamu pakai proxy nggak ? Gimana kalau dibahas di forum saja, biar enak…

  11. budi says:

    Boleh… di sub forum mana?

  12. Vavai says:

    Sub forum Instalasi dan Boot saja.

  13. Denny says:

    Maaf mas sy ini ka baru, kl sudah selesai hasil repo itu disimpan dimana, terus kalau mau pindahin ke dvd bisa tidak.
    Makasih.

  14. Donny Christiaan says:

    Lambat banget yach :((
    apa memang lambat atau bagaimana?

  15. Vavai says:

    Apanya yang lambat Don ? Repo-nya ?

    Dua hari belakangan memang ada maintenance di server Kambing. Saya kemarin mau rsync sempat gagal.

  16. Donny Christiaan says:

    Iya repo nya bro …
    luambat bangetttt :((
    padahal internet di kantor 128Kbps … apa ada effect nya ?
    ini gw nge-add repo aja lambat banget 🙁

  17. Vavai says:

    Mungkin masih ada maintenance boss. Kalau nanti sudah kembali bagus, coba langsung rsync saja. Saya sudah selesai rsync untuk repo Guru dan Packman, mau tunggu yang oss dan non oss, baru saya umumkan.

  18. Donny Christiaan says:

    Sampai kapan ya Boss ??
    dah ga sabar nih 🙂

  19. Vavai says:

    Mudah-mudahan nggak sampai akhir Agustus, hehehe :-D. Mudah-mudahan dalam minggu ini bisa selesai.

  20. milisdad says:

    Wah kapan niih DVD repo OpenSuse?
    Jadi pengen rujuk kalo gini 😀

  21. milisdad says:

    Jadi pengen rujuk kalo ada DVD Repo 😀

  22. crayon says:

    Saya coba download opensuse 10.2 iso cd dari tuma. Ditengah jalan tiba2 proses terhenti dan tidak dapat didownload lagi. Beberapa kali saya mencoba lagi untuk mendownload dengan hasil sama. Padahal aku dah mendownload 2/3 nya (400 MB). Waduh man, buang2 pulsa neh. Kira-kira kenapa ya?

  23. D42NG says:

    Downloadnya pake wget dong, dijamin nyambung lagi deh, gini caranya:
    ketikan di konsole:
    wget -c http://url-target/file….

    -c di sini continue, jadi kalo hari ini terputus bisa di terusin lagi besok donloadnya, dan bakalan lanjutin bukan ngulang dari awal lagi.

  24. Vavai says:

    #Crayon, betul sekali dengan yang dikatakan oleh D42NG, saya menggunakan wget -c untuk download DVD (4.2 GB) dari opensuse.org, berhasil tanpa ada masalah. Hebatnya, opensuse.org dilengkai load balancing, jadi kalau lokasi utama sedang overload, wget akan secara otomatis diarahkan ke mirror yang sedang santai dan posisinya terdekat dengan kita.

    opsi -c ini artinya kira-kira continue alias resume.

  25. axel says:

    Mas Vavai…
    Maaf saya nanya lagi, saya sdh download OpenSuse 10.3 versi CD menggunakan Internet Download Manager under windows (7-8 jam). File tsb berjenis WinRar Arcieve files, IMO file .rar harus di extract lebih dahulu.

    Berhubung saya blm pernah mencoba burning ISO images files, jadi apakah file .RAR nya lagsung diburning tanpa perlu di extract ke hardisk lebih dulu kemduian di burning? File DVD nya juga berjenis RAR, caranya sama ya?

    Salam kompak,
    CMIIW
    Axel

  26. Vavai says:

    #Axel,

    Yakin itu file .rar ? Soalnya kalau download mestinya filenya itu .iso.

    Jangan-2 karena menginstall winrar jadi dia terdeteksi sebagai .rar.

    File .iso bisa diburn menggunakan Nero (di Windows) atau K3B (di Linux), tidak usah diekstrak lagi.

    BTW, Axel sudah ikut milis belum ? Pertanyaan seperti ini bisa dipost ke milis.

  27. axel says:

    #Vavay..
    Wah saya mohon maaf telah melakukan posting disini, pertanyaan ini juga sdh saya posting di milist form Instalasi & Booting, tapi koq gak muncul, makanya saya nanya lagi disini.

    Iya bener, filenya .RAR, saya coba extract hasilnya kumpulan file2. Kalau WinRar nya di remove kemudian file nya di rename menjadi .ISO bisa gak yah?

  28. Vavai says:

    #Axel,
    Bukan Vavay tapi Vavai 😀

    Mungkin bukan dimilis ya, tapi di forum… Di forum mesti register dulu boss…

    Downloadnya pakai Windows ? Coba aktifkan tampilan extension, saya tetap yakin itu adalah file .iso.

    Btw, Winrar memang punya kemampuan ekstrak file .iso juga…

  29. axel says:

    Ok Mas Vavai….sekali lagi mohon maaf salah ketik namanya, abis namanya mirip orang india ::-))

    Betul sekali tampilan extensionya sdh di aktipin, filenya .ISO

    jangan bosan ya mas….

  30. Vavai says:

    Nggak bosan kok…

    OK, kalau benar itu file .iso, bisa langsung diburn tanpa perlu diekstrak lagi. Kalau pakai Nero atau K3B, pilih saja “burn iso image”

  31. fik says:

    Mas Vavai kemaren saya cobak install suses 10.3 tapi setelah beberapa menit muncul pesan invalid repository gimana ya Mas cara mengatasinya…?

  32. Odee says:

    Om Vavai, saya (Newbie) punya pendapat
    gimana bisa gak ya…? kalo disitus komunitas OpenSUSE Indonesia, ditambahin Chating Room..? biar semua permasalahan OpenSUSE bisa teratasi,secara cepat dan lengkap. biar sesama pengguna OpenSUSE berinteraktif langsung dengan para pakar Linux SuSE. 🙂 ok

  33. probodj says:

    Untuk 10.3, apakah direktorinya
    /opensuse/distribution/10.3/repo/oss/ ?

    Saya coba masukkan server dan direktori seperti di atas, kemudian saya dapat “Error code: HTTP Response: 407”.

    Nomor port berapa yang harus dimasukkan?

  34. Ceps says:

    Hore…Aku berhasil install repo dari kambing.ui.edu untuk 10.3
    terima kasih atas semua infonya mas vavai dan komunitas opensuse-id plus admin kambing.ui.edu

  35. hi,
    salam kenal ya, saya baru memakai OpenSuse, satu bulan ini. jika ada acara atau kegiatan opensuse i jogjakarta tolong dikontak, biar bisa saling sharing. thank atas resepnya pake YaST

  36. johannes says:

    help…aplikasi untuk buka rar di open suse apa ya? newbie nih… aku search di repo (yang di atas) ga nemu Y.Y
    help plizz…

  37. johannes says:

    help…aplikasi untuk buka .rar di open suse apa ya? newbie nih… aku search di repo (yang di atas) ga nemu Y.Y
    help plizz…

  38. abz says:

    thx om atas tulisannya . .
    sangat berguna bos . .

    palagi buat pemula kyk saya 😉

Comments are closed

Tutorial

Tutorial openSUSE

Archives