Rilis openSUSE 11.1

opensuse-11Setelah melalui berbagai tahapan mulai dari alpha, beta hingga RC, openSUSE 11.1 akhirnya secara resmi diluncurkan pada tanggal 18 Desember 2008. Rilis kali ini menyertakan lebih dari 230 feature terbaru, improvements pada YaST, perbaikan-perbaikan  pada GNOME, KDE, OpenOffice.org, dan sudah menyertakan model lisensi (EULA) baru, fonts open source dan openJDK. Rilis kali ini juga merupakan rilis pertama yang keseluruhan prosesnya dilakukan melalui openSUSE Build Service.

Preview mengenai kapabilitas dan kualitas openSUSE 11.1 dapat dibaca pada sneak peeks openSUSE, yaitu :

  1. Improvement Proses Instalasi dan Kemudahan Administrasi
  2. Gnome Desktop
  3. KDE Desktop (belum selesai ditulis :-) )

Screenshot openSUSE 11.1 dapat diakses disini, sedangkan daftar feature yang disertakan pada openSUSE 11.1 ada disini.
Apa saja perbaikan-perbaikan dibawa pada openSUSE 11.1 ?

Desktop

Pengguna openSUSE untuk kegiatan sehari-hari dapat memilih berbagai desktop environment terbaru, yaitu GNOME 2.24.1, KDE 4.1.3, KDE 3.5.10, XFCE dan Icewm yang disertakan dalam 1 DVD openSUSE 11.1. Khusus untuk KDE 4.1.3 dan Gnome 2.24.1 tersedia juga dalam bentuk LiveCD untuk 32 bit dan 64 bit.

GNOME 2.24.1

gnome 2.24.1
GNOME memiliki cukup banyak perbaikan dibandingkan openSUSE 11.0. GNOME 2.24.1 menambahkan kemampuan tabbed browsing dan compact view pada Nautilus, improvement untuk akses Gmail melalui Evolution, termasuk adanya template email untuk kemudahan pembuatan email, versi terbaru dari telepon internet Ekiga dan tambahan kemampuan pada aplikasi pengelola foto F-Spot.
gnome
Gnome 2.24.1 juga menyertakan aplikasi music player yang populer, Banshee. Banshee 1.4 mendukung akses Internet radio, kompilasi album, tambahan view untuk video dan audio dan mendukung sinkronisasi dengan ponsel berbasis Android.

KDE 4.1.3

KDE 4 memiliki perubahan sangat besar dibandingkan openSUSE 11.0. Jika pada versi sebelumnya ada beberapa bug (karena KDE 4 masih dalam tahapan alpha-beta dan masih belum stabil), kini KDE 4 sudah lebih leluasa dipakai.

kde-cube

cover-switch

KDE-PIM sudah terintegrasi kembali pada KDE 4, tambahan berbagai games, CD player, perubahan pada KSystemLog untuk mengawai perubahan sistem, perbaikan pada Dolphin file manager, Konqueror, dan tambahan integrasi Marble dengan OpenStreetMap. Marble ini mungkin belum terlalu populer di Indonesia karena map di Indonesia belum terlalu presisi namun integrasinya di KDE cukup menjanjikan. KDE juga kini melakukan standarisasi PackageKit untuk backend, baik untuk penanganan desktop sehari-hari maupun untuk melakukan update.

OpenSUSE juga melakukan backported untuk beberapa aplikasi terbaik dari KDE 4.2, termasuk featue compositing untuk desktop efek pada KWin, panel yang bisa auto-hide dan beberapa tambahan lainnya.

KDE 3.5.10

Meski sudah menyertakan KDE 4.1.3, openSUSE juga tetap menyertakan KDE .3.5 bagi para pengguna openSUSE yang lebih menginginkan aplikasi berbasis KDE 3.5. KDE 3.5 yang disertakan adalah KDE 3.5.10 yang dapat diinstall melalui DVD.

Open Office

Berbeda dengan distro lain yang dirilis sebelumnya, openSUSE menyertakan OpenOffice.org versi 3.0 secara default. Basis Open Office yang dipakai adalah OpenOffice.org 3.0 Novell edition yang memiliki berbagai tambahan kemampuan dibandingkan Open Office generik :-) , antara lain berupa interoperabilits yang lebih baik dengan Excel, perbaikan performance, 3D slide transitions, dan banyak lagi feature yang tidak ada pada Open Office standar.

Under the Hood

openSUSE 11.1 juga menyertakan beberapa perbaikan pada dasar sistem yang digunakan, termasuk kernel versi terbaru, Glibc terkini, versi terbaru dari PackageKit, integrasi Smolt untuk deteksi hardware yang digunakan dan berbagai aplikasi terkini lainnya. Beberapa versi aplikasi yang digunakan antara lain :

  • Linux 2.6.27.7

  • Glibc 2.9

  • Python 2.6

  • Perl 5.10

  • Mono 2.0

Improvement pada YAST

YAST menyertakan pebraikan untuk modul penanganan printer, desain ulang pada penanganan partisi dan tambahan modul check seluruh aspek keamanan openSUSE.

Download

Terima kasih secara khusus pada Andi “Belutz: Darmawan dari Depkominfo yang telah menyediakan mirror openSUSE 11.1 baik repo maupun iso. Berikut adalah beberapa link yang dapat digunakan untuk melakukan download openSUSE 11.1 :

39 Responses for “Rilis openSUSE 11.1”

  1. joko says:

    kalo ogud mending beli dvd dari pada donlod

  2. […] Comments Rilis openSUSE 11.1 – Komunitas OpenSUSE Indonesia on Preview openSUSE 11.1 Part 2 : Gnome DesktopRilis openSUSE 11.1 – Komunitas OpenSUSE […]

  3. Rudy Juandi says:

    jadi tergiur lagi untuk menggunakan openSUSE… hehehe

    sekarang sih make linux mint, tapi gak ada salahnya download live cdnya kali ya…

    kalo KDE gw gak terlalu suka karna traynya suka ngada-ngada trus, kmaren repo lokalnya juga gak jalan.
    jadi skaranguntuk download distro linux, gw lebih prefer G-Nome…

  4. InU says:

    Wuih…. Mantap!!!!…..
    Moga di Rilis baru ini Kompi quw lebih bersahabat ma KDE,.. biar gak sering Crash lagi

    n Compiznya moga jalan Muluz di VGA SIS kuw…..

    Sedot dulu ah.. yang DVD ………

  5. Maulana says:

    Di komputer udah punya OpenSuSE 11.0. Cara upgrade ke OpenSuSE 11.1 lewat internet gimana caranya? Ada yang bisa bantu?

  6. r4mche says:

    Aduh,,butuh bantuan neh, ada alamat toko ato apa aja deh bisa tempat beli opensuse 11.0/.1

    Thx

  7. init7 says:

    @r4mche
    http://toko.vavai.biz/
    http://www.gudanglinux.com/
    Atau ke toko2 software yang paling dekat.

  8. init7 says:

    @Maulana
    zypper ref
    zypper dup

  9. dwilicious says:

    sdg install opensuse 11 via harddisk krn dvd sdg rusak. susahnya minta ampun, nggak seperti versi 11.0. apa saya yg salah donwload/salah langkah2? padahal dah aku cek semua, hasil md5 juga dah ok. ada yang mengalami masalah yg sama nggak?

  10. Vavai says:

    @dwilicious,
    Susahnya gimana, dan cara yang dilakukan bagaimana ?

  11. Spondbob says:

    Kenapa ya harga dvd opensuse 11.1 di toko2 online 20rbu an? Apa karna baru liris jadi mahal?

  12. r4mche says:

    Thx @init7
    Infonya sangat bermanfaat, maap n maklum saya pendatang baru.

  13. adhit says:

    setelah iseng2 nunggu donlot dvdnya 1 mgg plus 1 hr buat cd non OSSnya, ternyta perjuangan gk sia2 mantap2, kira2 ada opensuse mania dari mataram gk ya?

  14. wow baru lagi neh,ada oprekan baru buat begadang.

  15. kanigara says:

    untuk modem 3G udah plug n play blum kayak ubuntu 8.10?

  16. r4mche says:

    ” Maulana December 20th, 2008 9:26 pm :
    Di komputer udah punya OpenSuSE 11.0. Cara upgrade ke OpenSuSE 11.1 lewat internet gimana caranya? Ada yang bisa bantu?

    # init7 December 22nd, 2008 8:53 am :
    @Maulana
    zypper ref
    zypper dup ”

    Mohon bantuan, Klo aku Opensuse10.2 mau diupgrade ke Opensuse 11.1 pakai DVD atau internet?, Saya suda coba upgrage dari 10.1 ke 11.1 (pakai DVD; yast|softaware managment dst, pakai zypper tpi error-retry) tapi KDE dekstopnya gak jalan, alias ke konsole/shell (black).
    Mohon key clue

    Terima kasih

  17. init7 says:

    @r4mche
    Kalau loncat 2 versi belum pernah nyoba, paling upgrade dari 11.0 ke 11.1 pake dup. Kalau boleh menyarankan mending pake DVD aja. Versinya sudah cukup jauh, mungkin ada komponen inti yang ga bisa diupgrade.

    Mengenai KDE ga jalan banyak kemungkinan, misalnya dicek apakah runlevelnya sudah 5, yaitu lingkungan grafis. Atau mungkin entri DISPLAY_MANAGER di /etc/sysconfig diset ke selain KDM. Untuk lebih jelasnya coba diposting di milis atau di forum saja mas.

  18. maulana says:

    # init7 December 22nd, 2008 8:53 am :
    @Maulana
    zypper ref
    zypper dup ”

    Gak sempat dicoba, partisi OpenSuSE 11.0 komputerku sudah keburu ke hapus pas install IGN2008. Aduh teledornya…
    Sayang banget tuh, soalnya OpenSuSE 11 nginstalnya lewat internet. Dan tadinya aku pengen nyoba upgrade lewat internet jg. Untungnya aku udah selesai download OpenSuSE 11.0 Education LiveCD, dan nanti akan coba diinstal. Mungkin dari situ bisa pake zypper untuk upgrade ke OpenSuSE 11.1

  19. wildan says:

    Wah, jadi pengen nyoba openSUSE lagi nih :D
    Donlot dulu ah.. :)

  20. hamid says:

    coba zypper dup dulu… :D kalau donlod 4gb pusing juga. fakir benwit niii :mrgreen

  21. chiem says:

    hadoohh…

    ko setelah installasi kelar malah jadi console? ada yang salah kah? padahal dari awal gw set untuk dkonfig otomatis sma susenya.. tp pas selesai installasi malah di kasih console :((

    ada yang bs tau gak solusinya gimana?

  22. warsa says:

    waduh pusingggg!!!
    baru kemarin gua beli dvd plus repo-nya (7keping dvd) open suse 11.o..sekarang dah muncul yang baru lagi,
    gimana nih? gua juga pengin nyoba suse 11.1 nya…ada saran?!

  23. init7 says:

    @warsa
    Emang susah :D. Stick aja dulu dengan yang 11.0, kalau pake yang 11.1 kemungkinan reponya yang 11.0 ga bisa digunakan karena jelas dependesinya beda versi. Perbedaan paling mencolok yg saya rasakan cuman KDE4 aja kok. Yang bawaan dvd-nya uda bisa dipake harian, engga kayak 11.0. Kalo ga pake KDE lebih baik pertahankan aja dulu yang 11.0, sambil jangan lupa diupdate.

  24. init7 says:

    @chiem
    Coba login pake root, terus jalankan:
    startx
    Lihat ada message apa. Kemungkinan konfigurasi X-servernya ga beres.

  25. lam says:

    kalo upgrade 11.0 ke 11.1 pake zypper kira2 berapa mb ya? mau cobain upgrade tp kalo gede mendingan beli DVDnya aja sekalian kali ya…

  26. Vavai says:

    @Iam,

    Sebaiknya pakai DVD saja untuk upgrade. Proses upgrade biasanya tergantung pada kondisi sistem saat ini. Jika banyak yang diinstall, cukup banyak juga yang perlu diupgrade.

    Terakhir saya zypper dup dari RC1 ke 11.1 final, saya harus upgrade lk 1.5 GB tapi kalau dari 11.0 bisa 3.5 GB :-).

  27. lam says:

    wah gede juga, mendingan nyari DVDnya kl gitu hehehehe.. makasih banget infonya mas vavai.

  28. Mamiq Ichak says:

    adhit nulis:
    …. kira2 ada opensuse mania dari mataram gk ya?
    ===
    Ada tuh, semethon.
    Ada kelompoknya juga, KPLI (kelompok pengguna linux) Mataram. Coba cari di google group. Aku juga pake opensuse 11.0 dan kepengen hijrah ke 11.1 ini.

    Wassalam
    Mamiqichak@gmail.com
    Perampuan Gunung Pengsong

  29. rudi says:

    baru beli 2 dvd opensuse 11.1 waktu party rilis di fx poot di instal dvdnya banyak yang ga bisa di baca bagaimana nih… mas vavai… ada garansi ga…? kan sayang saya udah beli 2 keping waktu di kasih sama mas vavai ga bisa di pakai semua.

  30. Vavai says:

    @Rudi,

    Silakan via email ke opensuse@opensuse.or.id atau ke vavai at vavai.com. DVD akan direplace.

  31. […] http://opensuse.or.id/2008/12/19/rilis-opensuse-111/ pada rilisnya sekarang Opensuse 11.1 Rilis kali ini menyertakan lebih dari 230 feature terbaru, […]

  32. olind says:

    Saya beli majalah InfoLinux terbaru mendapatkan DVD Installer dan Extras OpenSUSE 11.1. Setelah install mau coba konek internet pakai wvdial ternyata ngga bisa (modem pakai Nokia 2865 CDMA + USB kabel). Ternyata wvdial tidak terinstall. Coba install manual eh butuh lib banyak (libuniconf, libwv*, etc). Setelah ditelusuri, lib tsb tidak terdapat di DVD, baik yang installer maupun extrasnya.
    Bagaimana cara install selain wvdial untuk konek internetnya? Atau tolong ajarkan bagaimana saya cari lib tsb, dimana dan apakah bisa sekaligus downloadnya. Terima kasih.

  33. müzik says:

    very like

  34. hikaru_shinji says:

    @olind : yg dibutuhkan cm 2 file kok, wvdial-1.60-1.84.i586.rpm dan wvstreams-4.4.1-5.85.i586.rpm. Keduanya bisa diambil di http://download.opensuse.or.id/distribution/openSUSE-stable/repo/oss/suse/i586/

    Klo mo nyari file2 rpm bisa pakai “search engine” rpm.pbone.net. Pilih advanced rpm search n pilih distro n versi yg sesuai. Semoga membantu.

  35. QQ says:

    Saya coba install OpenSUSE 11.1 sebagai file server dengan Samba. Saya pakai Acer Altos Server G330 Mk2 (support SuseLinux Enterprise 10). Masalah timbul apabila semua user (kurang lebih 50 user) secara hampir bersamaan melakukan login atau meng-save file mereka, maka server menjadi hang. Apakah kemampuan OpenSUSE sebagai file server memang terbatas, ataukah ada kesalahan setting atau instalasinya. Mohon pencerahannya, terima kasih.

  36. Vavai says:

    @QQ,

    Soal kemampuan tentu saja tidak terbatas karena basis SLES 11 adalah openSUSE 11.1. Saya pribadi pakai openSUSE 11.1 sebagai file server untuk jumlah user puluhan hingga ratusan.

    Bisa share untuk spesifikasi hw-nya ? Mungkin bisa lebih enak di share via milis openSUSE Indonesia.

  37. QQ says:

    Tks, Vavai. Spesifikasi HW yg saya pakai, Acer Altos G330Mk2 PDC E2180 Intel Core2 Duo 2.0GHZ/800FSB/1MB, 1GB DDR II 800, DVD, 80GB SATA HD + 320GB SATA HD. LAN onboard. Saya install Gnome Dekstop dan DHCP server.

  38. bdz says:

    Saya juga pernah install opensuse 11.1 dengan desktop KDE yang digunakan untuk fileserver (samba) dan sering hang. Padahal, yang mengakses server tersebut setiap harinya tidak lebih dari 10 user. Hang yang terjadi setiap hari sampai beberapa kali (lebih dari 3 kali).

    Kenapa hal tersebut bisa terjadi ya? Apakah karena KDE 4.2 yang tidak stabil ataukah konfigurasinya yang salah?

    Terima kasih.

Comments are closed

Tutorial

Tutorial openSUSE

Archives

Copyright Komunitas openSUSE Indonesia 2007-2012
Log in - BlogNews Theme by Gabfire themes