<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Komunitas openSUSE Indonesia &#187; Headline</title>
	<atom:link href="http://opensuse.or.id/category/headline/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://opensuse.or.id</link>
	<description>Komunitas Pengguna Distro Linux OpenSUSE Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 Jun 2011 07:53:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Kernel Linux 3.0 untuk openSUSE</title>
		<link>http://opensuse.or.id/2011/06/16/kernel-linux-3-0-untuk-opensuse/</link>
		<comments>http://opensuse.or.id/2011/06/16/kernel-linux-3-0-untuk-opensuse/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Jun 2011 08:14:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andi Sugandi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Linux & Open Source]]></category>
		<category><![CDATA[Tips, Tricks & Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[GNOME3]]></category>
		<category><![CDATA[KDE4]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://opensuse.or.id/?p=1493</guid>
		<description><![CDATA[ols_2006_keynote_04.jpg Kernel Linux versi 3.0 ini (memang) tidak memberikan banyak perubahan yang siginifikan, selain penambahan beberapa fitur baru dan sejumlah program pengendali (device driver) untuk beberapa  perangkat keras. &#8230; So what are the big changes? NOTHING. Absolutely nothing. Sure, we have the usual two thirds driver changes, and a lot of random fixes, &#8230; Bisa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<pre style="text-align: center;"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://opensuse.or.id/wp-content/uploads/2011/06/ols_2006_keynote_04.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1554" title="ols_2006_keynote_04" src="http://opensuse.or.id/wp-content/uploads/2011/06/ols_2006_keynote_04-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><a title="ols_2006_keynote_04.jpg" href="http://www.kr.kernel.org/pub/linux/kernel/people/gregkh/images/ols_2006_keynote_04.jpg" target="_blank">ols_2006_keynote_04.jpg</a></pre>
<p><em> </em></p>
<p><a title="Linux 3.0 Kernel" href="https://lkml.org/lkml/2011/5/29/204" target="_blank">Kernel Linux versi 3.0 ini (memang) tidak memberikan banyak perubahan yang siginifikan</a>, selain penambahan beberapa fitur baru dan sejumlah program pengendali (<em>device driver</em>) untuk beberapa  perangkat keras.</p>
<blockquote><p>&#8230;</p>
<p>So what are the big changes?</p>
<p>NOTHING. Absolutely nothing. Sure, we have the usual two thirds driver</p>
<p>changes, and a lot of random fixes, &#8230;</p></blockquote>
<p>Bisa disebutkan versi terbaru ini (walupun saat tulisan ini dibuat belum dirilis stabil) hanya perubahan pemberian nomor rilis saja, dari yang seharusnya versi yang akan datang diberi nomor <a title="Veri Linux dari 2.6.40 menjadi 3.0.0" href="http://www.phoronix.com/scan.php?page=news_item&amp;px=OTUwMg" target="_blank">2.16.40 menjadi 3.0.0</a>.</p>
<p>Walaupun demikian, berita yang terjadi di antara kalangan pengembang tingkat tertinggi di topik sistem operasi ini selalu menarik untuk disimak oleh para pengguna Linux, yang awam maupun pengembangnya. Tidak hanya kita mendapatkan berita terbaru saja, tetapi akan lebih baik kita dapat mempelajari bagaimana mekanisme pengembangan proyek in berjalan.</p>
<p>Ya, ya, ya.. lahirnya kernel dengan penomoran versi baru (lumrahnya) tidak akan memuaskan semua orang, terutama para pengembang-awam (calon <em>developer</em>). Tapi ada hal satu yang harus kita hargai dengan baik, yaitu: penomoran berjumlah 3 digit dalam penomoran baru ini, 3.0.0 , setidaknya <a title="3 is better than 4-integer numbering" href="https://lkml.org/lkml/2011/5/31/108" target="_blank">memudahkan bagi para pengembang kernel Linux</a> dalam proses pengembangannya saat ini dan yang akan datang.</p>
<p>Pengembangan kernel Linux 3.0 ini ditandai dengan <a title="Linux 3.0 kernel Announcement on LKML" href="https://lkml.org/lkml/2011/5/29/204" target="_blank">pengumuman oleh Linus di milis LKML</a>, dan umumnya disambut dengan baik oleh pengembang yang lain. Beberapa jam kemudian pengembangan kernel Linux yang baru ini diberi pola dengan penomoran: Linux 3.0.0-rcX, dan saat itu Linus merilis versi pengembangan pertama dengan nama <a title="Linux 3.0.0-rc1" href="http://git.kernel.org/?p=linux/kernel/git/torvalds/linux-2.6.git;a=commitdiff;h=55922c9d1b84b89cb946c777fddccb3247e7df2c" target="_blank">Linux 3.0-rc1</a> pada tanggal 30 Mei 2011, lihat catatan perubahannya di <a title="Linux 3.0-rc1 ChangeLog" href="http://www.kernel.org/pub/linux/kernel/v3.0/testing/ChangeLog-3.0-rc1" target="_blank">sini</a>.</p>
<p>Saat tulisan ini dibuat, <a title="Linux 3.0-rc2 kernel" href="https://lkml.org/lkml/2011/6/6/118" target="_blank">Linux 3.0-rc2</a> <a title="Linux 3.0-rc2 ChangeLog" href="http://www.kernel.org/pub/linux/kernel/v3.0/testing/ChangeLog-3.0-rc2" target="_blank">sudah dirilis</a>.</p>
<p style="text-align: center;"><a class="highslide" href="http://opensuse.or.id/wp-content/uploads/2011/06/ols_2006_keynote_05.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1558" title="ols_2006_keynote_05" src="http://opensuse.or.id/wp-content/uploads/2011/06/ols_2006_keynote_05-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><a title="ols_2006_keynote_05.jpg" href="http://www.kr.kernel.org/pub/linux/kernel/people/gregkh/images/ols_2006_keynote_05.jpg" target="_blank">ols_2006_keynote_05.jpg</a></p>
<p>Untuk pengguna dan aktivis Linux yang gemar menguji (tester) teknologi baru, anda dapat seperti biasa memasang (install) kernel Linux ini di komputer distribusi Linux yang anda gunakan. Bagi pengguna distribusi Linux openSUSE, <a title="Linux 3.0 Kernel for openSUSE" href="http://news.opensuse.org/2011/06/06/get-your-fresh-kernels-from-opensuse-and-test-linux-3-0/" target="_blank">komunitas sudah menyiapkan media informasi</a> yang sangat informatif untuk dapat memasangnya dengan benar.</p>
<p>Pada laman petunjuk <a title="Linux kernel for openSUSE" href="http://kernel.opensuse.org/" target="_blank">kernel openSUSE</a>, semua pilihan kernel (rilis stabil, rilis factory, HEAD, vanilla, dan linux-next) untuk setiap versi openSUSE  sudah disiapkan dengan informasi yang lengkap,  ditambah dengan cara memasangnya (perintah untuk menambah repositori, dan perintah memasang kernel Linux-nya).</p>
<p>Pada tutorial ini, akan saya pandu untuk memasang kernel Linux versi 3.0 di distribusi openSUSE.</p>
<p>Perlu saya sampaikan bahwa kernel Linux 3.0 ini terbagai menjadi dua golongan pengembangan: <span style="color: #339966;"><strong>kernel-vanilla</strong></span>, yang akan dirilis stabil di rilis tepat setelah versi 2.6.39, yaitu <strong><span style="color: #339966;">Linux 3.0.0</span></strong>, dan kernel<span style="color: #3366ff;"><strong> linux-next</strong></span>, <strong><span style="color: #3366ff;">Linux 3.0.1</span></strong> (setelah 3.0.0 dirilis).</p>
<p>Jika anda menginginkan <a title="kernel-vanilla for openSUSE" href="http://kernel.opensuse.org/packages/vanilla">kernel Linux 3.0.0  (kernel-vanilla)</a>, berikut langkah-langkahnya (menggunakan <em>user</em> root):</p>
<blockquote>
<pre class="Plum_Code_Box"><code>zypper  ar  http://download.opensuse.org/repositories/Kernel:/vanilla/standard  Kernel:vanilla</code></pre>
<pre class="Plum_Code_Box"><code>zypper  in  --from  Kernel:vanilla  kernel-vanilla</code></pre>
</blockquote>
<p>Dan bagi anda yang menginginkan <a title="Kernel Linux-next" href="http://kernel.opensuse.org/packages/linux-next" target="_blank">kernel Linux 3.0.1 (kernel Linux-next)</a>, berikut langkah-langkahnya (menggunakan <em>user</em> root):</p>
<blockquote>
<pre class="Plum_Code_Box"><code>zypper  ar  http://download.opensuse.org/repositories/Kernel:/linux-next/standard  Kernel:linux-next</code></pre>
<pre class="Plum_Code_Box"><code>zypper  in  --from  Kernel:linux-next  kernel-vanilla</code></pre>
</blockquote>
<p>Jika sudah berhasil terpasang, lakukan <em>rebooting</em> terhadap kompuer anda untuk mencoba kernel Linux 3.0 tersebut.</p>
<p>Berikut adalah gambar tangkapan-layar <a title="Linux 3.0 kernel-vanilla di openSUSE 11.4" href="https://picasaweb.google.com/lh/photo/wWPJJWiACbNdMEHZOcrG7A?feat=directlink" target="_blank">Linux 3.0 kernel-vanilla di openSUSE 11.4</a> dan <a title="Linux 3.0 RC2 Kernel on openSUSE 12.1 Milestone 1" href="https://picasaweb.google.com/lh/photo/8SViNZKI4fiL2VeNYrGMyw?feat=directlink" target="_blank">Linux 3.0 Linux-next di openSUSE 12.1</a> dengan menjalankan <strong>uname -r</strong> di terminal:</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="Linux 3.0 RC2 Kernel on openSUSE 11.4" src="https://lh4.googleusercontent.com/-pWFxCx5bvrk/TfIRXuq7HPI/AAAAAAAACy4/FOjyY1hzHrM/s800/linux30-kernel-opensuse114-oks.png" alt="" width="512" height="259" /></p>
<p style="text-align: center;"><em>Menggunakan kernel Linux 3.0 kernel-vanilla di distribusi <a title="openSUSE 11.4" href="http://en.opensuse.org/Portal:11.4" target="_blank">openSUSE 11.4</a> (<a title="GNOME 3" href="http://andi.opensuse-id.org/2011/04/07/gnome-3/" target="_blank">GNOME 3</a>)</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="Linux 3.0 RC2 Kernel on openSUSE 12.1 Milestone 1." src="https://lh5.googleusercontent.com/-B8gKJICb7tQ/TfDXDNyUgNI/AAAAAAAACyQ/ptS1h_YVkx8/s800/linux-3-0-opensuse-12-1-oks.png" alt="" width="512" height="226" /><em>Menggunakan kernel Linux 3.0 Linux-next di distribusi <a title="openSUSE 12.1 Milestone 1" href="http://news.opensuse.org/2011/06/01/first-step-towards-12-1-with-milestone-1/" target="_blank">openSUSE 12.1 Milestone 1</a> (<a title="KDE SC 4.6.4" href="http://kde.org/announcements/announce-4.6.4.php" target="_blank">KDE 4</a>)</em></p>
<p>Karena pemasangan kernel Linux 3.0 tidak menghapus kernel yang lama, maka anda tidak perlu khawatir jika ternyata kernel ini tidak berjalan sesuai harapan. Anda masih dapat menggunakan kembali kernel yang lama (sebelumnya) tanpa mengalami kerusakan sistem.</p>
<p>.. Tertarik untuk mencobanya? <img src='http://opensuse.or.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<div id="_mcePaste" class="mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow: hidden;">ols_2006_keynote_05.jpg</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://opensuse.or.id/2011/06/16/kernel-linux-3-0-untuk-opensuse/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Liputan Pertemuan Bulanan #20 Komunitas openSUSE Indonesia</title>
		<link>http://opensuse.or.id/2010/04/26/liputan-pertemuan-bulanan-20-komunitas-opensuse-indonesia/</link>
		<comments>http://opensuse.or.id/2010/04/26/liputan-pertemuan-bulanan-20-komunitas-opensuse-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Apr 2010 02:44:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Masim "Vavai" Sugianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kopdar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://opensuse.or.id/?p=1221</guid>
		<description><![CDATA[Pertemuan bulanan atau Kopdar ke-20 Komunitas openSUSE Indonesia sesuai rencana diadakan pada hari Sabtu, 24 April 2010 di Bekasi. Pertemuan ini mengagendakan beberapa pembahasan, antara lain : Simulasi Instalasi &#38; Konfigurasi Samba PDC + OpenLDAP pada openSUSE 11.2 Simulasi Instalasi &#38; Konfigurasi Server High Availability &#38; Fail Over pada openSUSE 11.2 Pertemuan dihadiri sekitar 25 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://opensuse.or.id/wp-content/uploads/2010/04/opensuse-girl.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1226" title="opensuse-girl" src="http://opensuse.or.id/wp-content/uploads/2010/04/opensuse-girl.jpg" alt="" width="400" height="283" /></a></p>
<p>Pertemuan bulanan atau Kopdar ke-20 Komunitas openSUSE Indonesia sesuai rencana diadakan pada hari Sabtu, 24 April 2010 di Bekasi. Pertemuan ini mengagendakan beberapa pembahasan, antara lain :</p>
<ol>
<li>Simulasi Instalasi &amp; Konfigurasi Samba PDC + OpenLDAP pada openSUSE 11.2</li>
<li>Simulasi Instalasi &amp; Konfigurasi Server High Availability &amp; Fail Over pada openSUSE 11.2</li>
</ol>
<p>Pertemuan dihadiri sekitar 25 peserta dari berbagai tempat, 4 diantaranya merupakan peserta dari Bandung.</p>
<p>Berbeda dengan pertemuan sebelumnya yang diawali dengan perkenalan antar peserta, pertemuan kali ini dibuka langsung dengan simulasi instalasi openSUSE versi server. Pilihan ini diambil karena proses instalasi membutuhkan waktu beberapa menit (lk 15 menit) dan saat instalasi ini bisa dimanfaatkan untuk perkenalan dan diskusi awal.</p>
<p>Proses instalasi openSUSE yang disiapkan menjadi server merujuk pada <a href="http://vavai.com/2010/03/21/tutorial-instalasi-opensuse-11-2-versi-server-berbasis-gui-2/">&#8220;Tutorial instalasi openSUSE 11.2 Versi Server Berbasis GUI&#8221;</a>. Pada sesi ini dijelaskan juga soal perbedaan antar desktop environment (KDE, Gnome, XFCE, LXDE, Minimal System dan Text Mode) serta alasan-alasan dan pertimbangan mengapa kita memilih salah satu desktop environment, termasuk penjelasan mengapa sebagian besar Administrator lebih prefer menggunakan pilihan text mode untuk server.</p>
<p>Sesi ini juga menjelaskan mekanisme pembuatan partisi, opsi implementasi RAID, penentuan partisi swap, konfigurasi LAN, repository dan persiapan awal setting sistem sebagai server.</p>
<p>Simulasi dilanjutkan dengan panduan instalasi dan konfigurasi Samba PDC+OpenLDAP secara mudah pada openSUSE. Semua proses dilakukan dalam bentuk wizard dan kurang dari 20 menit semua proses konfigurasi selesai dilakukan, termasuk simulasi join domain klien Windows menjadi member domain Samba PDC+OpenLDAP. Peserta pertemuan mengikuti simulasi ini melalui buku panduan yang diberikan pada tiap peserta. Simulasi ini bisa menjadi gambaran bagi peserta, bagaimana mudahnya proses konfigurasi Samba PDC+OpenLDAP untuk menggantikan Windows Domain Controller, Domain Logons dan File Server dengan server berbasis Linux openSUSE.</p>
<p>Selesai simulasi tahap pertama dan diikuti diskusi dan pertanyaan dari peserta, acara break sebentar untuk makan siang dan Shalat Dzuhur. Alhamdulillah, tidak ada peserta yang kehabisan makanan, <img src='http://opensuse.or.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Simulasi tahap kedua berupa instalasi dan konfigurasi Linux High Availability &amp; fail Over Server menggunakan aplikasi DRBD (Dynamic Replicate Block Device) dan Heartbeat pada openSUSE 11.2. Simulasi dilakukan mulai dari awal, yaitu instalasi DRBD dan Heartbeat menggunakan paket dari <a href="http://software.opensuse.org/search">openSUSE Build Service</a>, kemudian dilanjutkan dengan konfigurasi DRBD, testing DRBD, konfigurasi Heartbeat, testing Heartbeat dan terakhir integrasi DRBD dengan Heartbeat.</p>
<p>Selesai simulasi dan diskusi mengenai hasil simulasi, pertemuan dilanjutkan dengan agenda terakhir yaitu pemilihan ketua Komunitas openSUSE Indonesia periode 2010-2011. Terpilih sebagai ketua, yaitu Andi Sugandi, mantan ketua openSUSE Indonesia perwakilan wilayah Bandung. Alam Aby Bashit, salah seorang openSUSE Ambassador  diposisikan sebagai wakil ketua  sedangkan untuk Sekjen dipercayakan pada Wahyu Darmawan</p>
<p>Acara yang diestimasikan selesai pada pukul 13.00 WIB berakhir hingga pukul 15.00 WIB. Acara diakhiri dengan pembagian DVD openSUSE/SUSE Linux Enterprise Server sesuai dengan konfirmasi yang dilakukan pada saat registrasi.</p>
<p>Modul panduan yang digunakan pada saat simulasi dapat didownload pada link berikut ini :</p>
<ol>
<li><a href="http://vavai.com/wp-content/uploads/panduan-instalasi-opensuse-11-2-versi-server-gui.pdf">Tutorial openSUSE 11.2 Versi Server Berbasis GUI</a></li>
<li><a href="http://www.vavai.com/wp-content/uploads/tutorial-samba-pdc-openldap-pada-opensuse-server.pdf">Panduan Instalasi &amp; Konfigurasi Samba PDC + OpenLDAP Pengganti Windows Domain Controller, Domain Logons &amp; File Server pada openSUSE 11.2</a></li>
<li><a href="http://www.vavai.com/wp-content/uploads/panduan-high-availability-server-menggunakan-opensuse-sles.pdf">Panduan Instalasi &amp; Konfigurasi Linux High Availability &amp; Fail Over Server pada openSUSE</a></li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://opensuse.or.id/2010/04/26/liputan-pertemuan-bulanan-20-komunitas-opensuse-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pertemuan Bulanan #20 Komunitas openSUSE Indonesia</title>
		<link>http://opensuse.or.id/2010/04/13/pertemuan-bulanan-20-komunitas-opensuse-indonesia/</link>
		<comments>http://opensuse.or.id/2010/04/13/pertemuan-bulanan-20-komunitas-opensuse-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Apr 2010 08:04:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Masim "Vavai" Sugianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kopdar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://opensuse.or.id/?p=1170</guid>
		<description><![CDATA[Komunitas openSUSE Indonesia akan mengadakan pertemuan bulanan ke-20 yang rencananya akan diadakan di Bekasi pada awal minggu ke-4 bulan April 2010. Pertemuan rencananya akan dilaksanakan pada : Hari / Tanggal : Sabtu, 24 April 2010 Waktu                  : Pkl. 09.00 WIB S/D Pkl. 13:00 WIB Tempat               : Warnet Vavai.com Perumahan Duren Jaya Jl. Candi Mendut Raya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://opensuse.or.id/wp-content/uploads/2010/04/opensuse-kopdar.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1173" title="opensuse-kopdar" src="http://opensuse.or.id/wp-content/uploads/2010/04/opensuse-kopdar.jpg" alt="" width="450" height="263" /></a></p>
<p>Komunitas openSUSE Indonesia akan mengadakan pertemuan bulanan ke-20 yang rencananya akan diadakan di Bekasi pada awal minggu ke-4 bulan April 2010.</p>
<p>Pertemuan rencananya akan dilaksanakan pada :</p>
<p>Hari / Tanggal        : Sabtu, 24 April 2010<br />
Waktu                  : Pkl. 09.00 WIB S/D Pkl. 13:00 WIB<br />
Tempat               : Warnet Vavai.com Perumahan Duren Jaya<br />
Jl. Candi Mendut Raya Blok C No. 328 Bekasi</p>
<p>Agenda pembahasan :</p>
<ol>
<li>Simulasi Membangun Samba Primary Domain Controller+OpenLDAP &amp; File Server secara mudah dan cepat</li>
<li>Simulasi Clustering, High Availability &amp; Fail Over menggunakan DRBD &amp; HeartBeat</li>
<li>Tips Implementasi Server Linux berbasis openSUSE/SLES</li>
</ol>
<p>Acara ini terbuka untuk umum, tidak mengikat dan tidak dibatasi pada pengguna atau member Komunitas openSUSE Indonesia. Setiap peserta yang hadir akan mendapatkan  DVD openSUSE 11.2/DVD SUSE Linux Enterprise Server 11 dan Modul panduan konfigurasi Samba PDC + OpenLDAP &amp; Panduan Clustering &amp; Linux HA.</p>
<p>Bagi rekan-rekan yang ingin mengisi materi atau memberikan presentasi, silakan kirimkan rencana materi dan presentasi ke alamat email <strong>vavai@vavai.com</strong>.</p>
<p>Kami berharap setiap peserta yang hendak datang MELAKUKAN pendaftaran dengan mengirimkan email bersubyek &#8220;<strong>Registrasi pertemuan #20 Komunitas  openSUSE</strong> Indonesia&#8221; ke alamat <strong>vavai@vavai.com</strong>. Registrasi ini diperlukan untuk mendapatkan estimasi jumlah peserta yang akan hadir. Registrasi dikirim dalam format sebagai berikut :</p>
<p>Jumlah Peserta :</p>
<p>Nama :</p>
<p>DVD yang diinginkan (SLES 11/openSUSE 11.2, 32 bit atau 64 bit) :</p>
<p>Sebagai pengganti biaya fotocopy makalah/panduan, DVD dan snack rekan-rekan yang datang diharapkan untuk berkontribusi sebesar Rp. 50.000,-.  Kontribusi/iuran dapat ditransfer ke no rek BCA 87601 96755 atas nama Masim Sugianto atau dilakukan dilokasi pertemuan.</p>
<p>Mengingat acara ini didedikasikan sebagai acara komunitas, mohon dipahami bahwa kontribusi ini sifatnya atas dasar partisipasi dan  tidak dimaksudkan untuk menafikan kedatangan rekan-rekan dalam mendukung suksesnya acara pertemuan.</p>
<p>Jika ada saran atau tanggapan terkait hal ini silakan disampaikan melalui form komentar.</p>
<p><strong>CATATAN RUTE LOKASI :</strong></p>
<ol>
<li>Dari Jabotabek dan luar kota keluar pintu tol Bekasi Barat, naik KOASI K-12B dari depan Metropolitan Mall (MM)/Bekasi Cyber Park</li>
<li>Dari Jabotabek dan luar kota keluar pintu tol Bekasi Timur, Naik Ojek ke Lokasi dari pintu tol Bekasi Timur. Biaya ojek : Rp. 10.000,-</li>
<li>Untuk kendaraan umum (bus/patas), berhenti di Terminal Bekasi, Naik Ojek ke Lokasi. Biaya ojek : Rp. 7.000,-</li>
<li>Bagi pengguna Kendaraan Pribadi, keluar pintu tol Bekasi Barat, belok kiri melewati Metropolitan Mall-Bekasi Cyber Park-Stadion Bekasi. Dari Simpang stadion Bekasi belok kanan ke arah terminal Bekasi sampai bertemu dengan simpang RSIA Bella / Ramayana-Robinson/Lapangan Serbaguna Persikasi. Dari simpang RSIA Bella Belok kiri menuju perumahan Duren Jaya</li>
<li>Dari arah manapun, silakan jalan kaki ke Lokasi. Murah namun cape dan lama sampainya <img src='http://opensuse.or.id/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':-P' class='wp-smiley' />  (item ini ditulis untuk melengkapi 5 pilihan transportasi <img src='http://opensuse.or.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  )</li>
</ol>
<p><strong>CONTACT PERSON :</strong></p>
<p>Untuk contact person jika tersasar <img src='http://opensuse.or.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' />  atau butuh informasi lebih lanjut silakan hubungi pihak-pihak sebagai berikut :</p>
<ol>
<li>Masim Vavai Sugianto &#8211; vavai at vavai.com</li>
<li>Andi Sugandi &#8211; andi@opensuse-id.org</li>
</ol>
<p>No telp masing-masing contact dapat ditanyakan langsung melalui email dan tidak dipublikasikan untuk menghindari penyalahgunaan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://opensuse.or.id/2010/04/13/pertemuan-bulanan-20-komunitas-opensuse-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>openSUSE &amp; Akses Internet 3G/HSDPA (IM2, Telkomsel)</title>
		<link>http://opensuse.or.id/2010/04/13/opensuse-akses-internet-3ghsdpa-im2-telkomsel/</link>
		<comments>http://opensuse.or.id/2010/04/13/opensuse-akses-internet-3ghsdpa-im2-telkomsel/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Apr 2010 22:42:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Masim "Vavai" Sugianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Tips, Tricks & Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[3G]]></category>
		<category><![CDATA[HSDPA]]></category>
		<category><![CDATA[Mobile Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Modem]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://opensuse.or.id/?p=1159</guid>
		<description><![CDATA[Dengan semakin banyaknya provider yang memberikan layanan 3G hingga 3,5G maka tariff internet pun semakin murah, dahulu dengan koneksi superlemot telkomnet instan kita harus merogoh kocek Rp. 160/menit, sekarang cukup dengan rata-rata Rp. 100.000 hingga Rp.200.000 anda sudah mendapatkan internet unlimited dengan kecepatan 250kbps, jauh sekali kan bedanya? . Untuk menghemat biaya beberapa orang lebih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://opensuse.or.id/wp-content/uploads/2010/04/ilustrasi-hsdpa.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1160" title="ilustrasi-hsdpa" src="http://opensuse.or.id/wp-content/uploads/2010/04/ilustrasi-hsdpa.jpg" alt="" width="463" height="323" /></a></p>
<p>Dengan semakin banyaknya provider yang memberikan layanan 3G hingga 3,5G maka tariff internet pun semakin murah, dahulu dengan koneksi superlemot telkomnet instan kita harus merogoh kocek Rp. 160/menit, sekarang cukup dengan rata-rata Rp. 100.000 hingga Rp.200.000 anda sudah mendapatkan internet unlimited dengan kecepatan 250kbps, jauh sekali kan bedanya? <img src='http://opensuse.or.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  .</p>
<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://opensuse.or.id/wp-content/uploads/2010/04/hsdpa.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1161" title="hsdpa" src="http://opensuse.or.id/wp-content/uploads/2010/04/hsdpa.jpg" alt="" width="400" height="267" /></a></p>
<p>Untuk menghemat biaya beberapa orang lebih suka memakai HP 3G untuk melakukan koneksi seperti ini, namun hal itu tidaklah disarankan, selain karena total biaya jadi mahal juga dalam kondisi pemakaian terus menerus di takutkan akan merusak HP kesayangan anda.  Alternatif lainnya adalah menggunakan USB HSDPA Modem, permasalahannya di karenakan tuntutan windows yang mensyaratkan driver yang terpisah dari sistem kernel, beberapa vendor mengambil cara praktis dengan &#8220;menanamkan&#8221; driver tersebut di memori internal device, akibatnya beberapa sistem OS seperti Linux mengalami kesulitan dalam pendeteksian modem di karenakan fungsi usb-storage lebih dulu mengenali device tersebut.</p>
<p>Link berikut merujuk pada penggunaan akses internet menggunakan IM2 pada openSUSE :</p>
<ol>
<li><a href="http://wahyualamsyah.wordpress.com/2009/11/04/konfigurasi-modem-3g-di-opensuse/">Konfigurasi Modem 3G/HSDPA di openSUSE</a></li>
<li><a href="http://banyumas.linux.or.id/2009/02/sierra-881u-hsdpa-modem-di-opensuse-11/">Sierra 881U HSDPA Modem di openSUSE 11</a></li>
<li><a href="http://antonprasetyo.blogspot.com/2009/06/opensuse-connect-internet-im2.html">openSUSE Connect Internet IM2</a></li>
<li><a href="http://catatanpinguin.wordpress.com/2009/10/08/sierra-usb-modem-885um2-opensuse-11-1/">Sierra USB Modem 885U+m2 openSUSE 11.1</a></li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://opensuse.or.id/2010/04/13/opensuse-akses-internet-3ghsdpa-im2-telkomsel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tutorial Instalasi openSUSE 11.2 Versi Server Berbasis GUI</title>
		<link>http://opensuse.or.id/2010/04/12/tutorial-instalasi-opensuse-11-2-versi-server-berbasis-gui/</link>
		<comments>http://opensuse.or.id/2010/04/12/tutorial-instalasi-opensuse-11-2-versi-server-berbasis-gui/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Apr 2010 04:48:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Masim "Vavai" Sugianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Tips, Tricks & Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[11.2]]></category>
		<category><![CDATA[Instalasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://opensuse.or.id/?p=1113</guid>
		<description><![CDATA[Panduan ini akan menitikberatkan penggunaan tampilan GUI untuk manajemen server. Saya memahami sepenuhnya bahwa sistem yang didedikasikan untuk server sebaiknya menggunakan konfigurasi seminimal mungkin dan direkomendasikan untuk menggunakan tampilan Text Mode. Meski demikian, atas pertimbangan kemudahan migrasi, pemahaman dan transisi, saya memutuskan untuk menggunakan tampilan GUI, meski semua caranya bisa dilakukan melalui tampilan konsole/text mode. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://opensuse.or.id/wp-content/uploads/2010/04/opensuse.png"><img class="alignleft size-full wp-image-1114" title="opensuse" src="http://opensuse.or.id/wp-content/uploads/2010/04/opensuse.png" alt="" width="250" height="250" /></a>Panduan ini akan menitikberatkan penggunaan tampilan GUI untuk manajemen server. Saya memahami sepenuhnya bahwa sistem yang didedikasikan untuk server sebaiknya menggunakan konfigurasi seminimal mungkin dan direkomendasikan untuk menggunakan tampilan Text Mode. Meski demikian, atas pertimbangan kemudahan migrasi, pemahaman dan transisi, saya memutuskan untuk menggunakan tampilan GUI, meski semua caranya bisa dilakukan melalui tampilan konsole/text mode.</p>
<p>Penggunaan GUI ini diharapkan dapat membantu para pemula, terutama para Administrator Windows yang berniat melakukan migrasi sistem ke Linux namun masih belum terbiasa dengan konfigurasi berbasis teks.</p>
<p>Panduan ini menggunakan distro Linux openSUSE 11.2 namun bisa digunakan dengan sedikit modifikasi dan perubahan jika diterapkan pada openSUSE 11.0, 11.1, 11.3 maupun SUSE Linux Enterprise Server 11.</p>
<p>Instalasi openSUSE bisa dilakukan dengan berbagai cara, baik menggunakan CD, DVD, file ISO, melalui jaringan dan lain sebagainya. Panduan ini akan menggunakan instalasi berbasis DVD. Instalasi berbasis jaringan, file iso atau media instalasi lainnya akan dibahas pada bab terpisah.</p>
<p>Bagi rekan-rekan yang ingin menggunakan tutorial ini, silakan download :  <a href="http://vavai.com/wp-content/uploads/panduan-instalasi-opensuse-11-2-versi-server-gui.pdf">Tutorial  Instalasi openSUSE 11.2 Versi Server Berbasis GUI</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://opensuse.or.id/2010/04/12/tutorial-instalasi-opensuse-11-2-versi-server-berbasis-gui/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>26</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rilis openSUSE 11.2</title>
		<link>http://opensuse.or.id/2009/11/13/rilis-opensuse-11-2/</link>
		<comments>http://opensuse.or.id/2009/11/13/rilis-opensuse-11-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Nov 2009 01:58:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Masim "Vavai" Sugianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita & Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[openSUSE]]></category>
		<category><![CDATA[rilis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://opensuse.or.id/?p=966</guid>
		<description><![CDATA[Setelah menunggu beberapa tahapan milestone dan release candidate, openSUSE 11.2 secara resmi dirilis pada tanggal 12 November 2009. openSUSE 11.2 merupakan hasil  pertama dari perubahan siklus pembuatan selama 8 bulan. openSUSE versi sebelumnya dirilis dalam proses development 6 bulan. Perubahan waktu &#38; fase pembuatan ini diharapkan dapat memberikan kualitas yang teruji, yang terbukti dengan banyaknya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://opensuse.or.id/wp-content/uploads/2009/11/opensuse.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-972" style="margin: 10px;" title="opensuse" src="http://opensuse.or.id/wp-content/uploads/2009/11/opensuse.jpg" alt="opensuse" width="440" height="256" /></a>Setelah menunggu beberapa tahapan milestone dan release candidate, openSUSE 11.2 <a href="http://news.opensuse.org/2009/11/12/opensuse-11-2-released/">secara resmi dirilis</a> pada tanggal 12 November 2009. openSUSE 11.2 merupakan hasil  pertama dari perubahan siklus pembuatan selama 8 bulan. openSUSE versi sebelumnya dirilis dalam proses development 6 bulan. Perubahan waktu &amp; fase pembuatan ini diharapkan dapat memberikan kualitas yang teruji, yang terbukti dengan banyaknya respon positif selama versi milestone dan release candidate.</p>
<div>
<p>Perubahan mendasar terdapat pada penggunaan versi stabil dari desktop GNOME, KDE, XFCE dan berbagai update pada aplikasi perkantoran OpenOffice.org, browser Firefox (kini menjadi default dan terintegrasi dengan KDE), penggunaan kernel terbaru 2.6.31 dan perubahan mendasar pada themes yang didominasi warna kuning kehijauan yang terdapat pada KDE 4.3.  Screenshot tampilan dapat dilihat melalui halaman  <a href="http://en.opensuse.org/Screenshots/11.2">screenshots</a>.</p>
<p>Apa saja sih perubahan-perubahan dan perbaikan yang dilakukan pada openSUSE 11.2. Mari kita lihat satu persatu :</p>
<h2>openSUSE Desktop</h2>
<p>Mulai openSUSE 11.2, KDE secara default menjadi pilihan instalasi desktop. Meski demikian, terdapat opsi untuk memilih desktop environment lain semacam GNOME dan XFCE, termasuk pilihan instalasi minimal XWindows dan instalasi Text Mode yang umum dipakai untuk keperluan server. Versi LiveCD juga tersedia untuk openSUSE berbasis KDE atau openSUSE berbasis GNOME dengan opsi tambahan openSUSE LiveCD berbasis LXDE (dibangun menggunakan tools remastering <a href="http://susestudio.com">SUSE Studio</a>).</p>
<p>Feature-feature utama KDE 4.3 yang terdapat pada openSUSE 11.2 dapat dibaca pada artikel <a href="http://news.opensuse.org/2009/10/27/sneak-peeks-at-opensuse-11-2-kde-4-3-experience-with-lubos-lunak/">&#8220;Sneak Peeks at openSUSE 11.2: KDE 4.3 Experience, with Luboš Lu?ák&#8221;</a> sedangkan untuk GNOME dapat dibaca pada artikel <a href="http://news.opensuse.org/2009/11/11/sneak-peeks-at-opensuse-11-2-gnome-2-28/">&#8220;Sneak Peak at openSUSE 11.2 : GNOME 2.28&#8243;</a></p>
<p><!-- 			#gallery-1 { 				margin: auto; 			} 			#gallery-1 .gallery-item { 				float: left; 				margin-top: 10px; 				text-align: center; 				width: 33%;			} 			#gallery-1 img { 				border: 2px solid #cfcfcf; 			} 			#gallery-1 .gallery-caption { 				margin-left: 0; 			} 		 --> <!-- see gallery_shortcode() in wp-includes/media.php --></p>
<div id="gallery-1">
<dl style="width: 160px;"></dl>
<dl> </dl>
<p><a href="http://opensuse.or.id/wp-content/uploads/2009/11/opensuse-11-2.jpeg"><img class="alignnone size-full wp-image-970" title="opensuse-11-2-kecil" src="http://opensuse.or.id/wp-content/uploads/2009/11/opensuse-11-2-kecil.jpeg" alt="opensuse-11-2-kecil" width="500" height="313" /></a><br style="clear: both;" /></p>
</div>
<p>Perbaikan pada KDE mencakup update pada KNetworkManager yang tampil lebih baik dan integrasi Firefox dan OpenOffice, termasuk peningkatan kompatibilitas antara OpenOffice.org 3.1 dengan  Microsoft Office serta feature tracking, collaboration pada OpenOffice Writer. Dukungan pada layanan Social networking dipenuhi melalui aplikasi <a href="http://en.opensuse.org/Gwibber">Gwibbe</a>r, dan <a href="http://www.dissociatedpress.net/2009/11/12/microblogging-with-choqok-in-opensuse-11-2/">Choqok</a>.</p>
<p>openSUSE 11.2 juga menyediakan hybrid iso, yang dapat digunakan untuk instalasi melalui CD/DVD ROM dan dapat dijadikan sebagai media instalasi berbasis USB dengan satu langkah mudah.</p>
<p>Tidak ketinggalan adalah dukungan openSUSE 11.2 pada netbooks sehingga penggunaanya jauh lebih ringan dan cepat.</p>
<p>Sebagai salah satu distro yang terkenal dengan pengaturan dan manajemen sistem yang baik melalui tools YAST, untuk pertama kalinya openSUSE 11.2 juga menyediakan fasilitas manajemen sistem melalui web menggunakan YAST  versi web. Tambahan feature ini membuat penanganan sistem menjadi lebih terintegrasi</p>
<h2>Media and Download</h2>
<p>openSUSE versi ISO kini sudah dapat didownload pada server utama maupun server mirror, termasuk server mirror di Indonesia. Pilihan download tersedia dalam berbagai bentuk, antara lain :</p>
<ul>
<li>openSUSE 11.2 Installable DVD 32-bit</li>
<li>openSUSE 11.2 Installable DVD 64-bit</li>
<li>openSUSE 11.2 GNOME 32-bit Live CD</li>
<li>openSUSE 11.2 GNOME 64-bit Live CD</li>
<li>openSUSE 11.2 KDE 32-bit Live CD</li>
<li>openSUSE 11.2 KDE 64-bit Live CD</li>
</ul>
<p><strong>Booting openSUSE 11.2 dari USB Flash Disk </strong>:</p>
<ol>
<li>Siapkan Flash Disk, backup datanya karena akan dikosongkan</li>
<li>Download LiveCD ISO diatas</li>
<li>Buka konsole, masuk sebagai root dengan perintah su</li>
<li>Check posisi Flash Disk dengan perintah fdisk -l (misalnya diketahui Flash Disk ada di /dev/sdc)</li>
<li>Gunakan perintah berikut untuk membuat LiveUSB :</li>
</ol>
<pre><strong>dd if=image.iso of=/dev/sdX bs=4M

<a href="http://mirror1.opensuse.or.id/distribution/11.2/iso/"><img src="http://counter.opensuse.org/11.2/medium.id.png" alt="Download openSUSE 11.2" /></a>
Alamat Download :
</strong></pre>
<ol>
<li>Mirror Utama Komunitas openSUSE Indonesia : <a href="http://mirror1.opensuse.or.id/distribution/11.2/iso/">http://mirror1.opensuse.or.id/distribution/11.2/iso/</a></li>
<li>Mirror Kambing-Universitas Indonesia : <a href="ftp://kambing.ui.ac.id/iso/opensuse/11.2/iso/">ftp://kambing.ui.ac.id/iso/opensuse/11.2/iso/</a></li>
</ol>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://opensuse.or.id/2009/11/13/rilis-opensuse-11-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>34</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

