Instalasi & Konfigurasi Apache Web Server pada openSUSE
Instalasi
Instalasi Melalui YAST
- Buka YAST | Software | Software Management
- Ubah pilihan Filter menjadi Patterns

- Scroll down pilihan ke bawah, ke group Server Functions
- Pilih Web and LAMP Server
- Beri tanda check pada pilihan tersebut
- Pilih Accept dan install hingga selesai
Instalasi Melalui Konsole
- Buka Konsole / Terminal (ALT+F2, konsole)
- Ketik perintah berikut :
zypper in -t pattern lamp_server
Konfigurasi
Menjalankan Service
- Untuk menjalankan service, buka YAST | System | System Services (Runlevel)
- Cari service dengan nama Apache2, pilih start
- Kita dapat juga menentukan agar Apache2 dijalankan tiap start up dengan memilih tombol Enable dan menyimpan pilihan tersebut
- Jika melalui konsole, aktivasi dan start service dapat dilakukan dengan perintah berikut :
chkconfig --add apache2 chkconfig apache2 on service apache2 restart
Aktivasi Index File
Atas pertimbangan keamananan data web, openSUSE secara default hanya akan mengaktifkan folder yang memiliki file index (misalnya index.html). Jika tidak ada, openSUSE akan menampilkan tulisan Access Forbidden. Hal ini kadang membuat bingung rekan-rekan yang ingin membuat blog atau website lokal (misalnya : Wordpress, Serendipity, Joomla dll) namun tidak dapat mengakses folder hasil upload. Berikut adalah cara mengaktifkan pilihan index file :
- Buka file /etc/apache2/server-default.conf
- Perhatikan bagian berikut (perhatikan hingga mata berkunang-kunang, hehehe…)
- Ubah bagian Options None menjadi Options All. Silakan pelajari fungsi dari pilihan lain yang disediakan(Indexes Includes FollowSymLinks SymLinksifOwnerMatch ExecCGI MultiViews)
- Jalankan ulang service Apache2
# # Configure the DocumentRoot # <Directory "/srv/www/htdocs"> # Possible values for the Options directive are "None", "All", # or any combination of: # Indexes Includes FollowSymLinks SymLinksifOwnerMatch ExecCGI MultiViews # # Note that "MultiViews" must be named *explicitly* --- "Options All" # doesn't give it to you. # # The Options directive is both complicated and important. Please see # http://httpd.apache.org/docs-2.2/mod/core.html#options # for more information. Options None # AllowOverride controls what directives may be placed in .htaccess files. # It can be "All", "None", or any combination of the keywords: # Options FileInfo AuthConfig Limit AllowOverride None # Controls who can get stuff from this server. Order allow,deny Allow from all </Directory>
service apache2 restart
Testing Web Server
- Buka browser (Firefox atau Opera atau Konqueror)
- Ketikkan alamat URL : http://ip-address-web-server atau http://hostname atau http://localhost (pilihan terakhir hanya bisa digunakan di komputer yang diinstalasi web server). Contoh : http://192.168.100.1 atau http://vavai.vavai.com
- Kalau keluar tulisan It Works! berarti setting yang dilakukan sudah selesai
Informasi
- Folder utama dari web server terletak pada folder /srv/www/htdocs. Kita dapat membuat virtual server yang diset ke home directory masing-masing user atau diset ke folder tertentu.
- Instalasi paket LAMP Server akan sekaligus melakukan instalasi Web Server Apache, Database MySQL dan PHP Programming


Mas kalo nyumbang artikel bisa nggak?
Tentu bisa dong. Bisa kirim via email ke opensuse at opensuse.or.id atau buat draft langsung di blog dan confirm ke email opensuse at opensuse.or.id
mas…aq udh install lamp nya ..truz aq install cms joomla..tp file index.php nya kq gk di baca …kira2 kenapa ya..
Hai bung vavai,
aduh maseh bingung neh ttg kelanjutan LAMP,
Klo di windows pake (WAMP/XAMP) stlh terintas
http://localhost/phpmyadmin—> jreng…muncul database etc
kpn klo di LAMP
http://localhost/phpmyadmin—> “[Object not found!
The requested URL was not found on this server. If you entered the URL manually please check your spelling and try again.
If you think this is a server error, please contact the webmaster.
Error 404
192.1xx.xx.xx
Thu Aug 24 17:57:49 2008
Apache/2.2.3 (Linux/SUSE) ]”
Bisa mohon bantuanya ato tutorial lanjutan,
hatur nuhun
Mas vavai,,mo tanya nih……..
apache2 di opensuse saya sudah aktif,Hostname to send yang ada di yast sudah saya buat nama (servertrying.com)….setelah saya coba di kompi lain tulisannya malah Coming Soon. Itu knapa yah????
Thx mas……
@fery & @ramcek Untuk konfigurasi web server ini saya lebih sreg untuk menggunakan XAMPP for Linux (LAMPP), jadi fasilitas web telah tersedia untuk maintenance apache dan mysql, lalu untuk menggunakan joomla, letakkan aja di /opt/lampp/htdocs. lalu jalankan webserver & joomla seperti biasa, untuk LAMPP silakan masuk ke http://www.apachefriends.org/en/xampp-linux.html. Mudah kok…
Kang Vavai, saya sdh install web server dan berjalan lancar utk di localhost dan penamanaan http://www.pustaka.oke (contoh) juga sudah run, tapi gimana caranya supaya bisa dibuka di komp. yang lain (disambungkan ke jaringan? intranet.
Sampe sekarang masih belum bisa di browse di jaringan padahal ip dan dnsnya sudah saya sesuaikan dengan yang webservernya loh
Mohon bantuannya kang
This is exactly what I was looking for. Joomla is a top notch CMS and this is a perfect example why.
mas, kenapa webserverku tidak bisa baca file index.php, hanya bisa baca file index.html… jadinya pas buka phpMyAdmin, yang tertayang hanya file-file sama folder nya saja. File mana ya, yang butuh dikonfigurasi??
om tanya lagi dunk!!!
aku kan udah instal webserver SO Linux openSUSE10.2,,lahhh ceritanya aku mau nambahin paket webmin,,,,perasaan ude bener tu….tapi kenapa masih permission dedy aje….mohon petunjuk???
canggih
Thank’s sngt bermanfaat tutorialx,,,
bagaimana biar apache dan mysql server bisa di (share) kepada komputer client? apa saja kunfigurasinya
mysql dan apache sudah bisa saya install.
bagaimana konfigurasi IP nya buat sever dan buat client
[...] melalui web. Untuk menjalankannya kita membutuhkan akses ke web server Apache. Silakan merujuk ke tutorial ini jika membutuhkan panduan mengenai konfigurasi dan setting Apache web server pada [...]
Mas Vavai, saya sudah mencoba 3 kali nich konfigurasi web server di opensuse dengan menggunakan LAMPP, kalau localhost nya dah jalan mas, tapi yang jadi masalah tuch kalau mau dijlalankan di intranetnya mas. ku mau setting jaringan intranet dengan SErver LInux trus Client nya windows, gimana tuch mas…
Please….
gan, kok manggil DNS kok gag mau ya??
tpi manggil ip mau,
??!!